A-Z Mencuci Popok

Teknik mencuci popok ternyata tidak bisa diseragamkan. Walaupun banyak orang yang  punya tipe ‘menyeragamkan’ cara mencuci (termasuk saya)– daripada pusing-, ternyata di luar sana banyak yang peduli dan ingin tau, supaya popoknya awet. Hmm.. baiklah… kita bahas satu satu

Sebelum dimulai, perlu nih disampaikan bahwa cara paling terjamin untuk mencuci popok adalah mengikuti anjuran dari produsen. Masing-masing produsen punya petunjuknya masing-masing, atau bahkan ada yang tidak punya petunjukk?? Panduan di bawah ini adalah panduan umum lho yaa..

edf789683ec96a64

1.    Popok Katun

Cara mencuci berbagai jenis popok katun sama saja. Jenis ini contohnya adalah AIO Nice Kids, Popok Serap Nice Kids, dan Popok Giraffe. Popok katun yang masih gres harus dicuci beberapa kali sebelum mencapai daya serap yang maksimal, biasanya  3 kali. Gunakan deterjen setengah dari yang biasanya digunakan untuk pakaian dewasa. Antara pencucian satu dengan lainnya bisa menggunakan air panas. Deterjen (jika mencucinya bersih), dapat menghilangkan sisa sisa zat kimia pada kain. Pengering juga bisa mengembangkan bahan katun. Jangan gunakan pelembut, karena pelembut menyebabkan sisa bahan lilin di permukaan popok, menyebabkan bahan katun maupun fleece menjadi menolak air dan mengurangi daya serap. Pelembut, sabun mandi, pewangi dan beberapa jenis deterjen bisa meyebabkan tumpukan residu yang mengurangi performa popok. Kalau ayah bunda merasa popoknya mulai tidak bermanfaat sebagaimana mestinya, mungkin perlu dilakukan stripping.

2.    Insert

Sifat yang diinginkan dari insert adalah daya serap yang tinggi. Jangan gunakan pelembut, sabun  dan deterjen yang terlalu banyak, karena akan menyebabkan berkurangnya daya serap dan munculnya residu pada kain.

3.    Diaper Cover Anti Air (waterproof)

Untuk diaper cover berbahan jas baby (contoh: Canberra Diaper Cover), jangan dicuci di mesin cuci! Lagipula, mencuci Canberra Diaper Cover mudahhh sekali, cukup dicelup celup dan diperas dengan hati hati.

Tips lain untuk memperpanjang umur popok adalah menjemur dengan digantung, tidak dengan mesin pengering. Bukan tidak boleh pakai mesin pengering lho yaa, ini hanya tips supaya popok makin tahan lama.

4.    Diaper Cover Fleece/Wool

Fleece: Nah, jenis popok ini nih yang paling sedikit butuh perhatian. Mau air panas, dingin, hangat, dan deterjen sebanyak apapun. Mau ditambahkan pelembut juga boleh, karena sifat yang diinginkan dari diaper cover adalah makin sedikit daya serap semakin baik. Kalau diaper cover berbahan wol bocor, tambahkan pelembut ketika mencuci, atau gunakan sabun mandi. Dikeringkannya juga praktis, masukkan saja ke mesin pengering. CARA INI TIDAK DIREKOMENDASIKAN UNTUK JENIS LAIN. Untuk saat ini, rumahpopok juga belum menyediakan diaper cover berbahan fleece/wol.

 Wol: pantangan untuk jenis wol adalah air panas. Mencuci dengan tangan, dengan sabun cuci yang mengandung lanolin, lebih direkomendasikan.

5.    Popok dengan komponen plastik

Adapun popok waterproof lainnya yang ‘dibungkus’ dengan kain, seperti Popok serap dan AIO Nice Kids, begitu pula AIO Canberra, lebih aman masuk ke mesin cuci daripada diaper cover Canberra (yang komponen plastiknya terbuka), walaupun lebih disarankan tidak masuk mesin cuci untuk memperpanjang umur lapisan anti air-nya. Apabila dicuci dengan mesin cuci, lebih baik dimasukkan ke dalam laundry bag, supaya tidak terpelintir dengan cucian lain. Untuk popok yang dilengkapi dengan Velcro (prepet), pastikan tidak dalam kondisi terbuka sebelum masuk mesin cuci, supaya tidak nyangkut ke cucian yang lain.

6.    Popok Katun bauuu

Penyebab popok berbahan katun menjadi bau adalah deterjen yang digunakan terlalu banyak, dan menimbulkan timbunan sisa deterjen (karena katun sifatnya mudah menyerap, baik air, maupun deterjen!)

Adanya timbunan deterjen ini bisa dicek dengan mencuci di mesin cuci tanpa deterjen dan cukup sebentar saja. Kalau muncul busa, artinya terdapat timbunan deterjen. Kalau ini terjadi, lakukan stripping. Cara lain untuk mengatasi bau adalah mencuci menggunakan cuka. Cuka (white vinegar)bisa menurunkan pH, membunuh bakteri dan menyeimbangkan pH kembali ke normal.

7 . Popok Fleece dan PUL bauuu

Fleece dan PUL adalah bahan sintetis, dan bahan sintetis lebih ‘menyerap’ bau daripada serat alami. Tipsnya adalah, jangan merendam popok berbahan PUL dan fleece. Kalaupun mau direndam (karena ngga bisa nyuci terlalu sering), bilas dulu popoknya sampai bersih, baru direndam. Sebelum dicuci juga harus dibils lagi ya.

Jadi… kalau popoknya kena pup, jangan dibiarkan dalam keadaan lembab dan belum tercuci. Misalnya nih pupnya dibuang ke wc dengan semprotan wc, lalu popoknya ditaruh begitu saja di ember. Big no no yaa.., skali lagi kalau mau ditaruh di ember dibilas dulu sampai jejak pup nya ngga ada lagi.

8 .Stripping

Stripping adalah metoda untuk menghilangkan  residu dari popok kain. Timbunan pengotor ini bisa menyebabkan bau, dan kualitas popok menurun. Yang umum menjadi penyebab residu adalah deterjen, sabun, dan pelembut. Jika residu ini disebabkan oleh deterjen terlalu banyak dan penggunaan sabun, biasanya popoknya menjadi bau, atau bocor. Kalau popoknya bocor padahal belum menyerap pipis dengan baik, itu juga disebabkan residu di popok.

Cara melakukan stripping: Cuci dengan air bersih sampai tidak muncul busa.

Untuk popok yang terdapat timbunan katrena pelembut atau sabun, cuci dengan tangan menggunakan sabun cuci piring (untuk menghilangkan minyak). Sabun cucinya sedikit aja yaa… diaruh langsung di bahan fleece-nya, lalu kucek. Setelah itu dibilas.

Lakukan stripping secara berkala, misalnya setiap bulan. Selain tidak baik untuk popok, residu juga bisa menyebabkan ruam pada kulit bayi.

(disarikan dan diadaptasi dari : http://www.punkinbutt.com)

4 thoughts on “A-Z Mencuci Popok

    • Jangan pakai sabun mandi, sbenernya boleh aja kalo efektif menghilangkan noda, tapi ntar ada penumpukan sabun harus di stripping ya. Bau pesing coba aja nyucinya satu satu, bisa jg coba di air panas, atau tambahkan baking soda atau cuka, lalu jemurnya di panas matahari langsung utk menghilangkan noda secara alami, atau dgn deterjen khusus penghilang noda, biasanya mengandung oksigen (asal bukan noda hilang krn pemutih ya). Tapi hati hati ada jenis tertentu yg jangan dicuci air panas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s